


Pria kini bisa berdandan sesuai karakter, baik itu formal maupun kasual turut mewarnai dunia fashion dan tidak kalah dengan busana wanita.
PRIA yang memakai pakaian rapi dalam arti kata fashionable selalu menarik perhatian dan memiliki positif poin di mata saya. The Sartorialist, blog yang memiliki urutan pertama untuk urusan street style. Tidak cuma memotret gaya para fashionista NYC saja, tapi juga hampir di seluruh dunia. Dijamin setelah melihat web blog ini, kamu akan segera terinsiprasi untuk tampil se-stylish mungkin.
Kembali pada pria yang berpakaian rapi, di dalam hati saya selalu berharap agar semua orang Indonesia khususnya Medan dapat berpenampilan baik. Saya juga tidak mengklaim bahwa semua pria di Medan ini tidak fashionable tetapi kami, kru Aplaus, mengalami sedikit kesusahan mencari pria untuk rubrik Get Spotted.
The truth of the matter is kebanyakan pria memiliki style yang hampir sama seperti kaos atau kemeja dipadu dengan celana and their best effort hanya menambahkan sebuah vest atau blazer di atas kaos/kemeja. Dan alasan yang paling baik yang pernah saya dengar dan juga baca pada sebuah novel adalah “Straight men don’t do fashion things.” dengan kata lain “Cowok tidak melek merk.” It’s so sad, isn’t it?
Bagaimana seorang pria tidak boleh mencintai fashion. Saya tidak yakin apakah statement di atas hanya berlaku di Indonesia atau berlaku juga untuk negara lain. Mungkin well-dressed men kebanyakan datang dari keluarga yang royal, berkecukupan atau at least who had power.
Padahal jika dilihat, pakaian pria bisa dibilang sangat sukses dalam industri fashion dunia. Banyak fashion desainer dan selebriti yang mengeluarkan clothing line untuk pria. Milan, dari tanggal 17 hingga 27 Januari lalu menggelar peragaan busana pria dengan berbagai kreativitas perancangnya. Meski tidak banyak elemen yang melekat pada busana pria namun beberapa gaya yang mewarnai busana-busana tersebut memberi gambaran dinamika cara pria masa kini berdandan.
Dari Burberry Porsum, Dries Van Noten, Jean Paul Gaultier dan Yohji Yamamoto, mereka masing-masing mengeluarkan rancangan seperti jaket dan coat yang masih jadi must have item. Dalam geliat industri mode seperti sekarang ini bukan hanya para perancang ditantang untuk dapat saling mengandalkan koleksinya tetapi ditujukan untuk pemakainya juga. So, are you ready?


No comments:
Post a Comment